Meninggalkan Tempat Tercinta - CATATAN HIKMAH

Breaking

Kamis, 20 Agustus 2015

Meninggalkan Tempat Tercinta




Kamis, 20 Agustus 2014 keberangkatan saya  ke Kota Bandung bersama ke dua puluh empat pelajar lainnya yang mendapat beasiswa kemitraan dari Dinas Pendidikan Provinsi Sumatera Selatan menjadi awal kami untuk menempuh pendidikan di Universitas Pendidikan Indonesia.

Senang bercampur sedih karena harus meninggalkan tempat kelahiran Desa Ujanmas Baru dan berpisah dengan kedua orang tua menjadikan saya untuk hidup mandiri. “Rajin sholat, makan makanan yang sehat dan teratur” pesan dari Ibu. Kalimat tersebut selalu Ibu sampaikan melalui pesan singkat. Ini karena orang tua rindu dan tidak bisa berpisa lama dengan anaknya. Orang tua takut apabila anaknya sakit atau terjadi apa-apa yang tidak diinginkan.

Terima kasih kepada kedua orang tua yang selalu mendo’akan ku. Saya minta maaf karena banyak kesalahan yang diperbuat. Saya tak ingin membuat mereka kecewa, apalagi sampai buat mereka menangis.

Besar harapan bagi saya untuk membuat orang tua bahagia. Setidaknya ada banyak cita-cita dan keinginan yang ingin dicapai, saya harus tawakal dan terus ikhtiar. Ada banyak hal yang nantinya akan datang dengan tidak terduga dan saya “harus siap” menerimanya. Sebab, empat tahun adalah waktu yang mesti saya tempuh selama belajar di kota Bandung. Pesan untuk diri  sendiri “Jadilah jalan bagi kebahagiaan kedua orang tua”

Tidak ada komentar:

Posting Komentar