Bismillah
Sebelum kematian menjemput:
1. Jangan menunda kewajiban (baik ke Allah maupun ke makhluk)
2. Jangan menganggap remeh dosa (Bisa jadi dalam melakukan maksiat kita mati)
3. Jangan menyia-nyiakan kebersamaan
4. Mengisi waktu dengan kebaikan
Tambahan: jangan menunda taubat
Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda: “Perbanyaklah mengingat pemutus kelezatan”, yaitu kematian”. (HR. Tirmidzi dan dishahihkan di dalam kitab Shahih Tirmidzi).
“Cukuplah kematian itu sebagai nasihat”
Nabi yang mulia ditanya;
“Wahai Rasulullah siapakah Mu’min yang paling cerdas itu?”
Beliau shalallahu ‘alaihi wa sallam menjawab;
“Mereka yang paling banyak mengingat kematian dan yang paling baik persiapannya untuk menghadapi kehidupan setelah kematian, nah mereka itulah orang yang paling cerdas.” (Hadits Hasan Shahih Riwayat Ibnu Majah, dari Ibnu ‘Umar radhiyallahu ‘anhu)
~Umar bin Abdul Aziz paling banyak mengingat kematian dan dia produktif
~Jangan terlalu cinta dunia karena kehidupan yang kekal itu di akhirat
Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:
”Barangsiapa yang akhir perkataannya sebelum meninggal dunia adalah ‘lailaha illallah’, maka dia akan masuk surga"(HR. Abu Daud. Dikatakan shohih oleh Syaikh Al Albani dalam Misykatul Mashobih no. 1621)
~kalau ingin ucapan akhir kita laa ilaaha illallah, isilah hati, mata, dan sebagainya dengan tauhid laa ilaaha illallah
Mohon do'anya semoga penulis dapat mengamalkan nasihat diatas
-----------------------
Kajian ba'da subuh
Kh Abdullah Gymnastiar
Ust Roni Abdul Fattah, MA
Daarut Tauhid Bandung
Senin, 29 Agustus 2016

Tidak ada komentar:
Posting Komentar